The Sims Indonesia
July 29, 2010, 07:53:54 PM *
Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Login with username, password and session length
News: :birthday:
Happy 3rd years Anniversary TSI
 
* ShoutBox
Sorry, you must be logged in to use the shoutbox!
   Home   Forum Help CUSTOM Login Register  
 
Bachelorettes of World


KONTES PERSAHABATAN
TSI : All Stars


ROLEPLAY CONTEST
Bachelors of World

Our Official Group

http://i35.tinypic.com/2d8176f.png

Status

Members
  • Total Members: 2625
  • Latest: dhados
Stats
  • Total Posts: 45019
  • Total Topics: 1859
  • Online Today: 26
  • Online Ever: 93
  • (February 27, 2010, 12:41:21 PM)
Users Online
*

Pages: 1 ... 5 6 7 8 9 [10]
 91 
 on: July 23, 2010, 10:01:34 PM 
Started by McRed - Last post by McRed

Mendengar pilihan Blake, Prudence segera menjauh menghilang dibalik keramaian tamu.

Selang beberapa saat, aroma itu menyerang hidung Blake, aroma bunga melati yang sangat pekat dari arah jendela dibelakangnya.

Blake menoleh ke belakang seketika untuk mencari tahu sumber wewangian itu ketika dia melihat gadis itu, dengan sepasang mata tajam dan tegas berdiri diantara semak-semak memandangnya dalam balutan gaun pink membuatnya terlihat sangat menawan.

“Follow me…..” ucap Maralika begitu pelan….begitu sendu.

Dan bagai tersihir oleh ajakan misterius itu, Blake tanpa membuang-buang waktu itu segera meloncat keluar dari jendela itu, mengikuti gadis tersebut yang terus berjalan sampai ke dekat labirin taman belakang.

“Tuan……aku memilih TRUTH. Silakan Anda menanyakan 5 pertanyaan mengenai Peppy Swan kepadaku…..” ujarnya hampir seperti berbisik ketika dia berbalik memandang Blake begitu mempesona dalam keremangan malam.

 92 
 on: July 23, 2010, 09:34:19 PM 
Started by McRed - Last post by McRed


"Dikarenakan puteriku Peppy sedang tidak dalam kondisi prima karena seseorang....." ujar Elizabeth sembari mendelik tajam ke arah Levi, "Maka untuk sesi Truth or Dare ini, Peppy akan dibantu oleh saudari-saudarinya.....", para hadirin langsung tampak bergairah dan semangat begitu mendengar kalau adik-adik Peppy yang lain segera bergabung bersama mereka.

"Prudence...panggil yang lainnya......" ujar Elizabeth pada Kepala Pelayan bertubuh tinggi besar seperti Pria dengan hidung bengkok seperti burung kakatua.

Prudence mengangguk pelan ketika dia undur diri dari ruangan itu, dan beberapa saat kemudian suasana Pesta Dansa itu menjadi hening ketika 4 orang gadis Keluarga Swan lainnya memasuki Ruang Pesta Dansa dalam balutan busana mereka masing-masing.

Mr Lébrac segera berjalan seketika mendekati gadis berambut pirang dalam balutan gaun biru langit yang membuat kedua mata birunya tampak semakin cantik.

“Akhirnya kamu datang juga….I’ve been looking for you Miss Swan” ujar Mr Lébrac ketika mencium punggung tangan Sarah didepan banyak orang membuat Sarah resah karena takut yang lain akan berpikir yang bukan-bukan.

“Tolong Mr Lébrac jangan…..” pinta Sarah dengan suara lemah lembut dan begitu anggun.

“Kenapa ?” pancing Mr Lébrac dengan senyum menawan.

“Jangan….please…..” pinta Sarah dengan tatapan sendu.

“You know Miss Swan, semakin Anda menolakku the more I want to take you to my bed right now!” bisik Mr Lébrac membuat jantung Sarah semakin memburu karena panik mendengar hal itu.

“A….” Sarah baru mau menjawab ketika seorang anak lelaki berlari mendekat ke arah mereka. 

“Papa…papa……” panggil bocah berusia sekitar tiga tahunan itu dengan polosnya membuat Mr Lébrac tampak kesal dibuatnya.

“Alphonse sudah kubilang jauhkan Gaston dariku malam ini!” bentak Mr Lébrac pada pria muda dibelakangnya.

“Maafkan aku Tuan tapi Tuan Muda ingin bertemu dengan Miss Swan…..” ujar Alphonse, pria dengan kuping lancip seperti elf.

“Pergi sana Gaston!” usir Mr Lébrac lagi membuat Gaston tampak sudah mau menangis, hati Sarah menjadi iba melihat hal itu.

“Tidak apa-apa Mr Lébrac, Gaston bukan ? ayo dengan Tante…..” senyum Sarah dengan begitu menawan ketika dia berjongkok membuka kedua tangannya dan Gaston segera berlari dengan riang menuju ke pelukan Sarah.

“Awww….. Mr Lébrac, Putera Anda sangat tampan…..” ujar Sarah ketika dia memperhatikan wajah Gaston yang berbinar-binar memandangnya, Sarah sudah pernah bertemu dengan Gaston sebelumnya, lewat kunjungan-kunjungan bisnis Mr Lébrac dengan Mother. Dan Gaston selalu diajak oleh Mr Lébrac setiap kali dia bepergian. “Dia mewarisi mata, alis dan hidung Anda Mr Lébrac, aku yakin kelak setelah dewasa pasti dia akan setampan Anda dan dikagumi banyak perempuan” ujar Sarah membuat Gaston tertawa senang mendengarnya.

Mr Lébrac tersenyum mendengar hal itu, “Dikagumi banyak wanita ? Aku tidak peduli, selama wanita yang kucintai berdiri didepanku saat ini” ujarnya membuat wajah Sarah pucat pasi takut ada yang mendengar perkataan itu. Gaston mungkin masih terlalu kecil tapi Alphonse, pelayan paling setia Gaston yang berdiri dibelakangnya pasti mendengar kata yang baru saja diucapkannya. Sarah menatap ke arah Alphonse yang segera membalikkan badannya pura-pura tidak mendengar apa yang baru saja dikatakan majikannya.

Kekhawatiran Sarah teralihkan oleh tangan Gaston yang tiba-tiba memegang kedua pipi Sarah dengan kedua tangan mungilnya. Gaston tertawa senang ketika menatap kedua mata Sarah dengan lekat. “Kenapa dia selalu seperti itu ketika melihat mataku ?” Sarah bertanya kepada Mr Lébrac yang tampak tersenyum mendengar pertanyaan itu.

Mr Lébrac pun berkata, “Like father like son….mungkin dia seperti diriku….memiliki kelemahan pada gadis bermata BIRU seperti dirimu”, lagi-lagi jantung Sarah seperti mau berhenti mendengar perkataan pria tampan didepannya itu, takut didengar orang lain…sekaligus senang mendengar kata tersebut dari pria yang dicintainya walau dia tahu kalau cintanya itu tidak akan berakhir bahagia, pria itu sudah menikah!

Sarah pura-pura tidak mendengar perkataan Mr Lébrac barusan membuat pria itu semakin penasaran. “Dimana mamanya ? apa istrimu tidak keberatan Puteramu selalu ikut bersamamu dalam bepergian ?” tanya Sarah mengalihkan pembicaraan.

Mr Lébrac mengernyitkan kedua alisnya mendengar pertanyaan itu sebelum menjawab, “Istriku menghadiri Arisan para Ibu-Ibu Parlemen sesuatu yang tidak berguna…jadi lebih baik Gaston kuajak saja, lagipula dia selalu senang kuajak jalan-jalan daripada seorang diri dirumah kami tanpa kehadiran kedua orang tuanya”.

Sarah memandang wajah Gaston yang tersenyum padanya, dia kasihan pada bocah itu kalau harus merasakan kehidupan tanpa kehadiran orang tuanya yang sering bepergian. Dari ujung mata Sarah bisa melihat kalau Mother sedang menjeling pada mereka sehingga membuat Sarah cepat-cepat menyerahkan Gaston kepada Mr Lébrac.

“Apakah kamu akan ke kamarku malam ini ? atau aku yang akan kekamarmu ?” tanya Mr Lébrac blak-blakkan lagi membuat Sarah segera berjalan melewatinya ketika lengan kiri Sarah tiba-tiba dicengkeram dengan sangat kuat oleh Mr Lébrac, “Aku bertanya padamu! Dan kamu tahu apa yang akan kulakukan padamu kalau kamu tidak menjawab pertanyaanku!” ancam Mr Lébrac membuat Sarah bergidik ngeri.

“Maaf, tapi Mother sedang memanggilku sekarang…..” ujar Sarah dengan bibir gemetar lalu segera melangkah pergi meninggalkan Mr Lébrac yang menatap gadis itu dengan tatapan bengis.


Sarah menerima instruksi dari Mother untuk bermain Truth or Dare dengan Lawrence. Sarah segera menatap Lawrence dengan tatapan tidak senang, mereka sudah bertemu tadi siang dan dia tidak begitu suka dengan pria itu.

“Mr Lawrence please follow me…….” ujar Sarah dengan lembut ketika dia mengajak Lawrence keluar dari Ruang Pesta Dansa menuju taman belakang Mansion itu.
Sarah kemudian duduk diteras belakang Mansion mempersilakan Lawrence untuk mengikutinya. Duduk dengan punggung tegak dan dada dibusungkan seperti seorang Lady, Sarah pun berkata dalam kalimat berikut ini. “Kurasa Anda sudah tahu Mr Lawrence bagaimana jalan permainan Truth or Dare ini. Karena Anda mendapat giliran pertama, maka permainan ini dimulai dariku dan aku memilih TRUTH! Silakan Anda menanyakan padaku 5 PERTANYAAN yang Anda ingin ketahui mengenai PEPPY SWAN….”


 93 
 on: July 23, 2010, 09:24:42 PM 
Started by McRed - Last post by xielie

Blake tertawa dalam hati saat menatap punggung Peppy yang berjalan menjauhinya. Dia sengaja menggunakan kata-kata yang bermakna ambigu. Rupanya Peppy Swan bukanlah seorang gadis polos. Dia mungkin putri dari keluarga yang terhormat tetapi kata polos tidak cocok untuknya. Gadis yang polos tidak akan berbicara soal 'tidak berpakaian' dengan seorang pria asing pada pertemuan pertama mereka, apalagi menawarkan untuk menemaninya. Pria bodoh sekalipun memahami undangan terselubung itu.

Blake bukan seorang yang menganggung-agungkan virginity apalagi menuntut supaya calon istrinya masih virgin. Yang dia butuhkan adalah seorang istri yang setia dan ibu yang baik.
We'll see later, Miss Peppy Swan. Seberapa 'polos' nya kah kau dan apakah kau adalah calon istri yang kucari?

Kepala pelayan tua itu mempersilahkan Blake untuk kembali ke kursinya dan mulai menjelaskan tahapan selanjutnya. Kali ini Blake diharuskan memilih salah satu dari enam bersaudari Swan untuk Turth or Dare.

Enam? Sejauh ini Blake hanya pernah mendengar rumor mengenai lima orang Swan sisters, dan ternyata masih ada gadis yang keenam. Sungguh aneh, kenapa putri keluarga Swan yang keenam hampir tidak pernah terdengar maupun terlihat oleh masyarakat? Apakah ada sesuatu yang disembunyikan?

Setelah berpikir sejenak, akhirnya Blake sang sheriff yang memutuskan, bukan Blake sang bachelor.
"Beritahukan kepada majikanmu bahwa aku ingin bertemu dengan putri keluarga Swan yang paling misterius, Miss Maralika Swan"


 94 
 on: July 23, 2010, 08:23:58 PM 
Started by McRed - Last post by NeNe_CuTe


"Setelah para Bachelor melakukan First Dance dengan putri sulungku, maka para Bachelor yang datang untuk memenangkan hati puteriku ini akan dibawa ke tahap selanjutnya yaitu TRUTH or DARE. Bilang memilih TRUTH maka orang tersebut harus menjawab 5 pertanyaan yang diberikan lawan main nya. Bila memilih DARE maka orang tersebut HARUS melakukan 1 tantangan yang diminta oleh lawan mainnya dan bila orang tersebut menolak maka, Bachelor bersangkutan belum bisa melanjutkan ke tahap berikutnya sampai dia melakukan tantangan yang diminta. Baik pilihan Truth or Dare hanya bisa diplih sekali dan tidak bisa berubah pikiran. Good Luck....."


Lawrence tertawa kecil mendengar tahap selanjutnya yang harus dilalui oleh para bachelor untuk memenangkan hati Peppy Swan. "Ck-ck-ck... Cari jodoh macam apa ini? Pakai acara main 'Truth or Dare' segala." bisik Lawrence sambil menggeleng-gelengkan kepalanya pelan.


- "Baiklah! Kuikuti permainan kalian." - gumam Lawrence dalam hati dengan kedua tangan dilipat didepan dadanya yang bidang. Lawrence berfikir sejenak sebelum memutuskan dengan siapa ia akan bermain sembari mengelus-elus jenggot tipisnya.


Tiba-tiba saja, Lawrence teringat akan peristiwa di labirin kemarin. - "Gadis itu... Putri keluarga Swan, bukan?..." - Lawrence ingat bahwa urusannya dengan gadis itu belum selesai. Maka dari itu ia memutuskan--"Aku akan bermain dengan Nona Sarah Swan." ujarnya mantap.

 95 
 on: July 23, 2010, 06:56:01 PM 
Started by inri lewerissa - Last post by Koe
Problem solved :gitu: koe lock yah

 96 
 on: July 23, 2010, 06:48:01 PM 
Started by ►saustomat - Last post by Koe
smuanya...

hmm...kmrn gue donlot stuffs di TSR (ada clothing,hairs,bedroom sets)
nah..gue modal nekat aja ni nginstallnya...kurang lebih sih caranya sama sama tutorial di atas...
cuman file2 (sims3pack) itu gue ga taro di folder "download" nya the sims...tp gue taro di folder lain...
trus gue klik kan...nah muncul tuh the sims 3 launcher...install dan berhasiiil...
untuk clothing ga ada masalah....pas gue maenin..smuanya nongol
tapi untuk object2 kayak set bedroom (bed,sofa,dresser,dll) ga nongol pas gue maenin...
kenapa ya???

gue emang masih The Sims 3 (belum nambah expansion pack)...tapi kayaknya kalo emang blm compatible dia ada keterangan kok kalo belum compatible...



ga ditaruh di folder download juga ga apa-apa kok O-wak ditaruh di folder download biar ga cape klik satu-satu, bisa sekaligus instalnya :hahak:

 97 
 on: July 23, 2010, 06:33:49 PM 
Started by teacup - Last post by opshd
yah mungkin bisa tiba tiba restart kalau gak kuat /wak

kalau untuk sims 2 bisa donk O-hahahaha

 98 
 on: July 23, 2010, 05:33:35 PM 
Started by McRed - Last post by McRed


"Oooh, apa ....... maksud Anda.....Anda lebih memilih tidak sama sekali..... ? tidak memakai pakaian sama sekali datang ke Pesta Dansa ini ?" pipi Peppy merona seketika malu-malu, "You are so naughty Mr Blake...........kurasa gadis baik-baik sepertiku harus menjaga jarak dari Pria seperti Anda....." ujar Peppy ketika dia berbisik pelan, "Bila Anda menginginkannya, maka aku pun bersedia tidak mengenakan apapun sama sekali demi menemani Anda....." lalu Peppy segera melepaskan diri dari dekapan Blake berjalan lagi ke tengah kerumunan menunggu Bachelor selanjutnya.

*  *  *

Kepada Saudara Blake dipersilakan untuk memilih partner Truth or Dare Anda.

 99 
 on: July 23, 2010, 05:20:59 PM 
Started by McRed - Last post by xielie

Blake hanya tersenyum merasakan tubuh Peppy semakin merapat ke arah tubuhnya dengan manja sementara wajahnya tampak malu-malu. "Miss Swan, jika anda mengenal adik-adik anda dengan baik, kurasa tentu anda bisa menebaknya. Tidak apa-apa, itu memang bukan salah adik anda dan aku tidak marah karena hal itu, anggap saja hal itu tidak pernah terjadi. Untuk apa membicarakan hal itu sekarang, bukan?"

Tampaknya kakak beradik Swan tidaklah seakur yang tadinya kupikirkan, pikir Blake saat merasakan gadis agak gemetar dalam pelukannya. Oke Blake, cukup sudah. Hentikan insting sheriff mu itu. Kamu disini untuk mencari istri, bukan mencari penjahat.

"Soal bajuku ini, apakah anda keberatan, Miss Swan? Ada sedikit kecelakaan kecil pada tuxedoku tadi. Jadi aku hanya punya sedikit pilihan yaitu baju kotor yang sudah kupakai seharian, tuxedo yang sangat kotor, baju yang kupakai sekarang..... atau tidak sama sekali. Kurasa sudah jelas kan yang mana yang harus kupilih? Dan firasatku mengatakan... anda sama denganku, sama-sama tidak suka terkungkung dalam dasi yang mencekik ataupun korset yang ketat seperti itu." kata Blake dengan tenangnya sambil berbalik bertanya pada Peppy Swan.
"Kalau kau mengalami situasi seperti diriku tadi, pilihan apa yang akan kau pilih, Miss Swan?"


 100 
 on: July 23, 2010, 05:02:12 PM 
Started by McRed - Last post by McRed

Mata Peppy membelalak dan jantungnya memburu, ketika dia melihat sosok gagah dan jantan didepannya. Berpakaian berbeda tidak seperti yang lainnya, Peppy berusaha keras untuk menahan hasratnya untuk melepas pakaiannya di tengah pesta didepan pria tersebut.

"Salam Kenal Mr Blake, namaku Peppy Swan. The Bachelorette you've been looking for......" ujar Peppy malu-malu kucing dengan suara kalem dan agak berat persis seperti suaranya Gwendoline Swan ketika gadis itu masih bisa berbicara di masa lalu, tentu saja suara Gwen itu tidak pernah lagi bisa terdengar saat ini selain dari tenggorokan Peppy.

Ketika Peppy mendengar adiknya disebut perihal penjahat kelamin dan tidak tahu sopan, Peppy tersentak kaget, perasaan cemburu dan kesal segera menguasai dirinya. Apa yang dilakukan oleh Pria ini sampai dibilang Penjahat Kelamin ? Jangan bilang Pria ini BERANI merayu salah satu adiknya ?, satu hal yang pasti Peppy tahu kalau Pria ini HARUS dijauhkan dari adik-adiknya, karena dia tidak suka kalau sampai perhatian Para Bachelor jatuh kepada adik-adiknya.

"Aku belum mendengar perihal itu Mr Blake, kalau saya boleh tahu, adikku yang mana ya ?" tanya Peppy malu-malu sembari matanya melirik ke sekeliling ruangan mencari keberadaan adik-adikknya yang belum kelihatan sama sekali. Bagus….., pikirnya senang. "Dan mengapa Anda berpakaian seperti ini Mr Blake ?"

Pages: 1 ... 5 6 7 8 9 [10]
This site is not endorsed by or affiliated with Electronic Arts, or its licensors.
Trademarks are the property of their respective owners. Game content and materials
copyright Electronic Arts Inc. and its licensors. All Rights Reserved.

TinyPortal v1.0.5 beta 1© Bloc

Powered by MySQL Powered by PHP Powered by SMF 1.1.11 | SMF © 2006-2009, Simple Machines LLC Valid XHTML 1.0! Valid CSS!
Page created in 0.16 seconds with 25 queries.