The Sims Indonesia
September 07, 2010, 05:36:56 AM *
Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Login with username, password and session length
News: TSI mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa
Dapatkan Segera Kalender TSI 2011
 
* ShoutBox
Sorry, you must be logged in to use the shoutbox!
  Home   Forum   Help CUSTOM Login Register  
 
Miss Universe 2010


Bachelorettes of World


ROLEPLAY CONTEST
Bachelors of World

Our Official Group

http://i35.tinypic.com/2d8176f.png

Status

Members
Stats
  • Total Posts: 46269
  • Total Topics: 1930
  • Online Today: 14
  • Online Ever: 93
  • (February 27, 2010, 12:41:21 PM)
Users Online
*

Pages: 1 ... 11 12 13 14 15 [16] 17 18 19 20 21 ... 37   Go Down
  Add poll  |  Print  
Author Topic: Bachelorettes of World  (Read 9176 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
McRed
Global Moderator
Forum Contributors
*****
Offline Offline

Gender: Male
Awards:
TSI RAT PACK ARMYTSI Contest Winner
Posts: 2795


-:
-:



Mood:Content
Content

Summer ends in 7 Chapters


« Reply #225: July 23, 2010, 01:31:53 PM »


Peppy senang mendengar pilihan dari Gerard.

Maka tanpa menunggu lebih lama lagi, Peppy segera mengajak Gerard meninggalkan Ruang Pesta Dansa, melintasi koridor kediaman Keluarga Swan di lantai 1 yang agak remang-remang karena hanya diterangi cahaya-cahaya lilin saja.

Gerard bisa melihat kalau dinding kediaman Keluarga Swan dilapisi oleh Wallpaper dengan warna suram, entah mengapa semuanya serba suram dengan keluarga Swan, kecuali tentu saja Kelima Puterinya yang tampak bersinar diantara kesuraman itu.

Peppy berhenti didepan sebuah pintu dan mempersilakan Gerard untuk masuk ke sebuah ruangan yang ternyata tak lain daripada Ruang Baca Keluarga Swan yang dipenuhi oleh rak-rak buku yang menjulang tinggi ke atas.

"Silakan duduk Mr Gerard" ujar Peppy alim ketika Gerard dipersilakan duduk di sebuah sofa berwarna putih yang tampak menonjol diantara perabot-perabot sekitarnya.


Gerard bisa merasakan permukaan sofa beludru putih begitu halus ketika dia mendudukinya, satu hal yang pasti..itu bukanlah sebuah sofa murahan.

Peppy duduk didepan Gerard, di sofa single berlengan ketika berkata, “Mr Gerard seperti yang sudah dijelaskan oleh Mom….kita akan memainkan Truth or Dare untuk mengenal satu sama lainnya lebih jauh lagi. Kita mulai dengan Anda Mr Gerard….diantara Truth atau Dare…..aku memilih DARE! Silakan Anda menantang saya Mr Gerard….” ucap Peppy dengan suara yang begitu lemah lembut persis seperti suara Sarah Swan mengganti suara imut nan lucu sebelumnya yang persis seperti suara Yvonne Swan. Kedua matanya berbinar-binar memandang Blonde Boy didepannya.
Logged


Thabit Farouk Wednesday Summer
...The Love Story Begins...

My Sims Index Name
xielie
Global Moderator
Forum Contributors
*****
Offline Offline

Gender: Female
Awards:
member terRAJIN 2009TSI Contest WinnerTSI RAT PACK ARMY
Posts: 2029


-:
-:



Mood:Exhausted
Exhausted

TwoSides Assistant Manager


« Reply #226: July 23, 2010, 04:21:22 PM »


Blake terlambat. Sebenarnya dia sangat benci terlambat, tapi gara-gara suara aneh itu dan sifat penasarannya membuatnya harus datang sangat terlambat.

30 minutes earlier, in Blake's room


Blake memasang dasi kupu-kupunya dengan dahi berkerut. Terkutuklah orang yang menciptakan dasi ini dan peraturan bahwa kaum pria harus mengenakan barang terkutuk itu. Blake tidak pernah suka mengenakan tuxedo dan dasi, dan dia sama tidak sukanya harus hadir di pesta dan menjadi pusat perhatian disana.

Masih ada waktu 10 menit sebelum pesta dimulai, tapi Blake lebih suka datang lebih dulu, saat orang masih belum ramai berkumpul. Dia sedang berjalan menyusuri lorong panjang rumah itu saat dia mendengar suara perempuan yang merintih kesakitan dari salah satu pintu ruangan. Langkah Blake terhenti dengan ragu-ragu dan dia mengetuk pintu itu perlahan.

“Excuse me. Ma’am? Are you okay?”. Tidak ada jawaban, tetapi suara rintihan itu terdengar semakin jelas. Blake membuka pintu itu dan melangkah masuk. Ruangan itu gelap dan berbau apak, tampaknya semua kamar yang sudah lama tidak dihuni dengan beberapa perabot yang sudah berdebu dan rusak. “Ma’am?”, Blake menyipitkan matanya memandang ke sekeliling ruangan, tetapi dia tidak bisa melihat seorangpun disana. Dia bahkan mengintip ke bawah ranjang reot dan meja di sudut ruangan (hanya itu perabot yang ada), tetapi dia tetap tidak menemukan apapun. Apa aku salah mendengar asal suara itu? Tidak—Blake yakin dengan ketajaman pendengaran dan instingnya. Dan instingnya mengatakan ada sesuatu yang aneh di rumah ini.

BLAMMMM!

Pintu ruangan itu terbanting dengan keras. Blake bergegas menghapiri pintu itu dalam kegelapan dan berusaha membukanya. Pintu itu terkunci. Blake berusaha menarik dan mendorongnya, berharap pintu itu bisa terbuka tetapi pintu kokoh itu bahkan tidak bergeming sedikitpun. Si4l!!!! Ini akibatnya kalau kau terlalu mengikuti instingmu, Blake!!

15 minutes later, in an unknown room at Swan Masion.

Seluruh tubuh Blake berkeringat saat untuk ke 5 kalinya dia berusaha mendobrak pintu itu .
BRAKKKK… akhirnya pintu itu terbuka dengan serpihan-serpihan kayu bertebangan. Bahu kanan Blake berdenyut nyeri setelah berkali-kali membentur pintu itu.

Oh, aku tidak mungkin pergi ke pesta dengan penampilan seperti ini. Dengan muram Blake memandang tuxedonya yang kotor oleh debu dan basah terkena keringat. Sambil menghela napas, Blake kembali ke kamarnya lagi untuk mandi dan berganti baju. Celakanya…. Pria seperti Blake tidak mempunyai 2 buah tuxedo, dan kalaupun punya tentu dia tidak membawanya.

Ah, tak peduli apa kata orang. Blake dengan cueknya mengenakan celana denim hitam, kemeja putih polos, dan jaket coklat semi formalnya… dan tak lupa topi kesayangannya. Meskipun jauh dari starndar kesopanan yang di anut masyarakat, setidaknya Blake lebih suka memakainya daripada menggunakan tuxedo yang kotor dan dasi yang mencekik itu. Tanpa menoleh lagi ke cermin, dia segera berjalan dengan cepat ke arah ballroom.

Now, at the ballroom

Saat Blake memasuki ballroom, ruangan itu sudah penuh sesak dengan tamu dan sebagian orang memandangnya dengan heran dan mencemooh melihatnya mengenakan pakaian casualnya. Blake bisa gila kalau setiap hari disuruh hidup di tengah-tengah kumpulan mahluk-mahluk pecinta pesta dan etika ini. Sama seperti mereka juga tidak akan tahan setiap hari berada di tengah-tengah bahaya dan penjahat.

Tanpa menoleh sedikitpun Blake berjalan ke seberang ruangan dan duduk di tempat yang telah disediakan untuknya. Di tengah-tengah lantai dansa, sepasang manusia sedang berdansa dengan anggun. Yang pria tampak gagah… dan membosankan. Sementara yang wanita sebenarnya biasa saja tapi menarik.

“Permisi, Sir. Mr Blake?”, seorang pelayan tua, nampaknya dia adalah kepala pelayan, menghampiri Blake dengan ragu-ragu sambil menatap pakaian yang dikenakan Blake. “Maafkan saya, Sir. Tapi para tamu diharapkan mengenakan pakaian formal pada acara ini seperti tertulis di undangan”

“Ya, aku Blake. Ada yang salah? Pakaian ini dinilai cukup formal di tempat asalku dan jika tuan rumah berkeberatan dengan pakaianku maka dia hanya punya satu pilihan. Mengusirku dari pesta ini.”, kata Blake sambil memandang tajam pada kepala pelayan itu.

Wajah pelayan itu tampak memerah saat dia membungkuk dengan hormat dan berjalan menghampiri seorang wanita tua di sebuah meja di seberang ruangan. Wanita itu menatap Blake tanpa tersenyum saat pelayan tersebut membisikan sesuatu padanya. Melaporkanku pada majikanmu, eh??! Wanita itu melambaikan tangannya dengan gusar dan mengucapkan sepatah kata pada pelayan itu.

Sang pelayan bergegas kembali ke tempat Blake dan melaporkan ‘titah’ majikannya. “Sir, nyonya meminta anda untuk berdansa dengan Miss Peppy sekarang”, katanya sambil menujuk tangannya ke tengah lantai dansa dimana pasangan tadi berdiri. Tetapi saat ini sang pria sudah menepi ke pinggir ruangan dan sang wanita sedang menatap Blake dengan penuh minat.

Ah, jadi rupanya dia sang tokoh utama, Miss Peppy Swan. Blake memandang gadis tadi dengan tatapan menilai. Tidak ada yang special dari penampilan gadis itu kecuali tatapannya yang berani dan tubuhnya yang berlekuk dan berisi, bukan kurus kering seperti mode yang sedang diminati saat ini.

Blake berjalan ke tengah lantai dansa dan berhenti tepat di hadapan gadis itu. Tingginya tidak sampai sedagu Blake, sehingga gadis itu harus mendongak menatapnya. Blake tersenyum sopan dan mengulurkan tangannya kepada gadis itu. “Miss Swan, kurasa aku harus memperkenalkan diriku dulu. Namaku Blake dan maafkan aku karena datang terlambat. Dan kurasa…. Mungkin salah satu adikmu menyebutku dengan sang penjahat kelamin dan tamu yang tidak tahu sopan”, katanya sambil agak menyeringai. Blake sengaja tidak meminta maaf karena dia tidak mengenakan tuxedo. Tidak akan pernah.

Gadis itu tersenyum lebar dan mengenggam tangan Blake dengan erat sementara tangan kirinya melambai ke arah orchestra, meminta mereka segera memulai lagu untuk berdansa.
Dengan mantap Blake menarik gadis itu ke dalam pelukannya dan mulai membimbingnya berdansa waltz.

Mungkin seorang Blake memang tidak suka memakai dasi, mengikuti pesta, dan berada di tengah kerumuman orang-orang, tapi jelas dia bisa berdansa.

« Last Edit: July 23, 2010, 08:27:07 PM by xielie » Logged

McRed
Global Moderator
Forum Contributors
*****
Offline Offline

Gender: Male
Awards:
TSI RAT PACK ARMYTSI Contest Winner
Posts: 2795


-:
-:



Mood:Content
Content

Summer ends in 7 Chapters


« Reply #227: July 23, 2010, 05:02:12 PM »


Mata Peppy membelalak dan jantungnya memburu, ketika dia melihat sosok gagah dan jantan didepannya. Berpakaian berbeda tidak seperti yang lainnya, Peppy berusaha keras untuk menahan hasratnya untuk melepas pakaiannya di tengah pesta didepan pria tersebut.

"Salam Kenal Mr Blake, namaku Peppy Swan. The Bachelorette you've been looking for......" ujar Peppy malu-malu kucing dengan suara kalem dan agak berat persis seperti suaranya Gwendoline Swan ketika gadis itu masih bisa berbicara di masa lalu, tentu saja suara Gwen itu tidak pernah lagi bisa terdengar saat ini selain dari tenggorokan Peppy.

Ketika Peppy mendengar adiknya disebut perihal penjahat kelamin dan tidak tahu sopan, Peppy tersentak kaget, perasaan cemburu dan kesal segera menguasai dirinya. Apa yang dilakukan oleh Pria ini sampai dibilang Penjahat Kelamin ? Jangan bilang Pria ini BERANI merayu salah satu adiknya ?, satu hal yang pasti Peppy tahu kalau Pria ini HARUS dijauhkan dari adik-adiknya, karena dia tidak suka kalau sampai perhatian Para Bachelor jatuh kepada adik-adiknya.

"Aku belum mendengar perihal itu Mr Blake, kalau saya boleh tahu, adikku yang mana ya ?" tanya Peppy malu-malu sembari matanya melirik ke sekeliling ruangan mencari keberadaan adik-adikknya yang belum kelihatan sama sekali. Bagus….., pikirnya senang. "Dan mengapa Anda berpakaian seperti ini Mr Blake ?"
Logged


Thabit Farouk Wednesday Summer
...The Love Story Begins...

My Sims Index Name
xielie
Global Moderator
Forum Contributors
*****
Offline Offline

Gender: Female
Awards:
member terRAJIN 2009TSI Contest WinnerTSI RAT PACK ARMY
Posts: 2029


-:
-:



Mood:Exhausted
Exhausted

TwoSides Assistant Manager


« Reply #228: July 23, 2010, 05:20:59 PM »


Blake hanya tersenyum merasakan tubuh Peppy semakin merapat ke arah tubuhnya dengan manja sementara wajahnya tampak malu-malu. "Miss Swan, jika anda mengenal adik-adik anda dengan baik, kurasa tentu anda bisa menebaknya. Tidak apa-apa, itu memang bukan salah adik anda dan aku tidak marah karena hal itu, anggap saja hal itu tidak pernah terjadi. Untuk apa membicarakan hal itu sekarang, bukan?"

Tampaknya kakak beradik Swan tidaklah seakur yang tadinya kupikirkan, pikir Blake saat merasakan gadis agak gemetar dalam pelukannya. Oke Blake, cukup sudah. Hentikan insting sheriff mu itu. Kamu disini untuk mencari istri, bukan mencari penjahat.

"Soal bajuku ini, apakah anda keberatan, Miss Swan? Ada sedikit kecelakaan kecil pada tuxedoku tadi. Jadi aku hanya punya sedikit pilihan yaitu baju kotor yang sudah kupakai seharian, tuxedo yang sangat kotor, baju yang kupakai sekarang..... atau tidak sama sekali. Kurasa sudah jelas kan yang mana yang harus kupilih? Dan firasatku mengatakan... anda sama denganku, sama-sama tidak suka terkungkung dalam dasi yang mencekik ataupun korset yang ketat seperti itu." kata Blake dengan tenangnya sambil berbalik bertanya pada Peppy Swan.
"Kalau kau mengalami situasi seperti diriku tadi, pilihan apa yang akan kau pilih, Miss Swan?"

Logged

McRed
Global Moderator
Forum Contributors
*****
Offline Offline

Gender: Male
Awards:
TSI RAT PACK ARMYTSI Contest Winner
Posts: 2795


-:
-:



Mood:Content
Content

Summer ends in 7 Chapters


« Reply #229: July 23, 2010, 05:33:35 PM »



"Oooh, apa ....... maksud Anda.....Anda lebih memilih tidak sama sekali..... ? tidak memakai pakaian sama sekali datang ke Pesta Dansa ini ?" pipi Peppy merona seketika malu-malu, "You are so naughty Mr Blake...........kurasa gadis baik-baik sepertiku harus menjaga jarak dari Pria seperti Anda....." ujar Peppy ketika dia berbisik pelan, "Bila Anda menginginkannya, maka aku pun bersedia tidak mengenakan apapun sama sekali demi menemani Anda....." lalu Peppy segera melepaskan diri dari dekapan Blake berjalan lagi ke tengah kerumunan menunggu Bachelor selanjutnya.

*  *  *

Kepada Saudara Blake dipersilakan untuk memilih partner Truth or Dare Anda.
Logged


Thabit Farouk Wednesday Summer
...The Love Story Begins...

My Sims Index Name
NeNe_CuTe
TSIAduhay
Elite
*
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 726


-:
-:



Mood:Embarrassed
Embarrassed

(^o^) V!eN (^o^)


WWW
« Reply #230: July 23, 2010, 08:23:58 PM »



"Setelah para Bachelor melakukan First Dance dengan putri sulungku, maka para Bachelor yang datang untuk memenangkan hati puteriku ini akan dibawa ke tahap selanjutnya yaitu TRUTH or DARE. Bilang memilih TRUTH maka orang tersebut harus menjawab 5 pertanyaan yang diberikan lawan main nya. Bila memilih DARE maka orang tersebut HARUS melakukan 1 tantangan yang diminta oleh lawan mainnya dan bila orang tersebut menolak maka, Bachelor bersangkutan belum bisa melanjutkan ke tahap berikutnya sampai dia melakukan tantangan yang diminta. Baik pilihan Truth or Dare hanya bisa diplih sekali dan tidak bisa berubah pikiran. Good Luck....."


Lawrence tertawa kecil mendengar tahap selanjutnya yang harus dilalui oleh para bachelor untuk memenangkan hati Peppy Swan. "Ck-ck-ck... Cari jodoh macam apa ini? Pakai acara main 'Truth or Dare' segala." bisik Lawrence sambil menggeleng-gelengkan kepalanya pelan.


- "Baiklah! Kuikuti permainan kalian." - gumam Lawrence dalam hati dengan kedua tangan dilipat didepan dadanya yang bidang. Lawrence berfikir sejenak sebelum memutuskan dengan siapa ia akan bermain sembari mengelus-elus jenggot tipisnya.


Tiba-tiba saja, Lawrence teringat akan peristiwa di labirin kemarin. - "Gadis itu... Putri keluarga Swan, bukan?..." - Lawrence ingat bahwa urusannya dengan gadis itu belum selesai. Maka dari itu ia memutuskan--"Aku akan bermain dengan Nona Sarah Swan." ujarnya mantap.
« Last Edit: July 24, 2010, 02:03:47 PM by NeNe_CuTe » Logged

xielie
Global Moderator
Forum Contributors
*****
Offline Offline

Gender: Female
Awards:
member terRAJIN 2009TSI Contest WinnerTSI RAT PACK ARMY
Posts: 2029


-:
-:



Mood:Exhausted
Exhausted

TwoSides Assistant Manager


« Reply #231: July 23, 2010, 09:24:42 PM »


Blake tertawa dalam hati saat menatap punggung Peppy yang berjalan menjauhinya. Dia sengaja menggunakan kata-kata yang bermakna ambigu. Rupanya Peppy Swan bukanlah seorang gadis polos. Dia mungkin putri dari keluarga yang terhormat tetapi kata polos tidak cocok untuknya. Gadis yang polos tidak akan berbicara soal 'tidak berpakaian' dengan seorang pria asing pada pertemuan pertama mereka, apalagi menawarkan untuk menemaninya. Pria bodoh sekalipun memahami undangan terselubung itu.

Blake bukan seorang yang menganggung-agungkan virginity apalagi menuntut supaya calon istrinya masih virgin. Yang dia butuhkan adalah seorang istri yang setia dan ibu yang baik.
We'll see later, Miss Peppy Swan. Seberapa 'polos' nya kah kau dan apakah kau adalah calon istri yang kucari?

Kepala pelayan tua itu mempersilahkan Blake untuk kembali ke kursinya dan mulai menjelaskan tahapan selanjutnya. Kali ini Blake diharuskan memilih salah satu dari enam bersaudari Swan untuk Turth or Dare.

Enam? Sejauh ini Blake hanya pernah mendengar rumor mengenai lima orang Swan sisters, dan ternyata masih ada gadis yang keenam. Sungguh aneh, kenapa putri keluarga Swan yang keenam hampir tidak pernah terdengar maupun terlihat oleh masyarakat? Apakah ada sesuatu yang disembunyikan?

Setelah berpikir sejenak, akhirnya Blake sang sheriff yang memutuskan, bukan Blake sang bachelor.
"Beritahukan kepada majikanmu bahwa aku ingin bertemu dengan putri keluarga Swan yang paling misterius, Miss Maralika Swan"

Logged

McRed
Global Moderator
Forum Contributors
*****
Offline Offline

Gender: Male
Awards:
TSI RAT PACK ARMYTSI Contest Winner
Posts: 2795


-:
-:



Mood:Content
Content

Summer ends in 7 Chapters


« Reply #232: July 23, 2010, 09:34:19 PM »



"Dikarenakan puteriku Peppy sedang tidak dalam kondisi prima karena seseorang....." ujar Elizabeth sembari mendelik tajam ke arah Levi, "Maka untuk sesi Truth or Dare ini, Peppy akan dibantu oleh saudari-saudarinya.....", para hadirin langsung tampak bergairah dan semangat begitu mendengar kalau adik-adik Peppy yang lain segera bergabung bersama mereka.

"Prudence...panggil yang lainnya......" ujar Elizabeth pada Kepala Pelayan bertubuh tinggi besar seperti Pria dengan hidung bengkok seperti burung kakatua.

Prudence mengangguk pelan ketika dia undur diri dari ruangan itu, dan beberapa saat kemudian suasana Pesta Dansa itu menjadi hening ketika 4 orang gadis Keluarga Swan lainnya memasuki Ruang Pesta Dansa dalam balutan busana mereka masing-masing.

Mr Lébrac segera berjalan seketika mendekati gadis berambut pirang dalam balutan gaun biru langit yang membuat kedua mata birunya tampak semakin cantik.

“Akhirnya kamu datang juga….I’ve been looking for you Miss Swan” ujar Mr Lébrac ketika mencium punggung tangan Sarah didepan banyak orang membuat Sarah resah karena takut yang lain akan berpikir yang bukan-bukan.

“Tolong Mr Lébrac jangan…..” pinta Sarah dengan suara lemah lembut dan begitu anggun.

“Kenapa ?” pancing Mr Lébrac dengan senyum menawan.

“Jangan….please…..” pinta Sarah dengan tatapan sendu.

“You know Miss Swan, semakin Anda menolakku the more I want to take you to my bed right now!” bisik Mr Lébrac membuat jantung Sarah semakin memburu karena panik mendengar hal itu.

“A….” Sarah baru mau menjawab ketika seorang anak lelaki berlari mendekat ke arah mereka. 

“Papa…papa……” panggil bocah berusia sekitar tiga tahunan itu dengan polosnya membuat Mr Lébrac tampak kesal dibuatnya.

“Alphonse sudah kubilang jauhkan Gaston dariku malam ini!” bentak Mr Lébrac pada pria muda dibelakangnya.

“Maafkan aku Tuan tapi Tuan Muda ingin bertemu dengan Miss Swan…..” ujar Alphonse, pria dengan kuping lancip seperti elf.

“Pergi sana Gaston!” usir Mr Lébrac lagi membuat Gaston tampak sudah mau menangis, hati Sarah menjadi iba melihat hal itu.

“Tidak apa-apa Mr Lébrac, Gaston bukan ? ayo dengan Tante…..” senyum Sarah dengan begitu menawan ketika dia berjongkok membuka kedua tangannya dan Gaston segera berlari dengan riang menuju ke pelukan Sarah.

“Awww….. Mr Lébrac, Putera Anda sangat tampan…..” ujar Sarah ketika dia memperhatikan wajah Gaston yang berbinar-binar memandangnya, Sarah sudah pernah bertemu dengan Gaston sebelumnya, lewat kunjungan-kunjungan bisnis Mr Lébrac dengan Mother. Dan Gaston selalu diajak oleh Mr Lébrac setiap kali dia bepergian. “Dia mewarisi mata, alis dan hidung Anda Mr Lébrac, aku yakin kelak setelah dewasa pasti dia akan setampan Anda dan dikagumi banyak perempuan” ujar Sarah membuat Gaston tertawa senang mendengarnya.

Mr Lébrac tersenyum mendengar hal itu, “Dikagumi banyak wanita ? Aku tidak peduli, selama wanita yang kucintai berdiri didepanku saat ini” ujarnya membuat wajah Sarah pucat pasi takut ada yang mendengar perkataan itu. Gaston mungkin masih terlalu kecil tapi Alphonse, pelayan paling setia Gaston yang berdiri dibelakangnya pasti mendengar kata yang baru saja diucapkannya. Sarah menatap ke arah Alphonse yang segera membalikkan badannya pura-pura tidak mendengar apa yang baru saja dikatakan majikannya.

Kekhawatiran Sarah teralihkan oleh tangan Gaston yang tiba-tiba memegang kedua pipi Sarah dengan kedua tangan mungilnya. Gaston tertawa senang ketika menatap kedua mata Sarah dengan lekat. “Kenapa dia selalu seperti itu ketika melihat mataku ?” Sarah bertanya kepada Mr Lébrac yang tampak tersenyum mendengar pertanyaan itu.

Mr Lébrac pun berkata, “Like father like son….mungkin dia seperti diriku….memiliki kelemahan pada gadis bermata BIRU seperti dirimu”, lagi-lagi jantung Sarah seperti mau berhenti mendengar perkataan pria tampan didepannya itu, takut didengar orang lain…sekaligus senang mendengar kata tersebut dari pria yang dicintainya walau dia tahu kalau cintanya itu tidak akan berakhir bahagia, pria itu sudah menikah!

Sarah pura-pura tidak mendengar perkataan Mr Lébrac barusan membuat pria itu semakin penasaran. “Dimana mamanya ? apa istrimu tidak keberatan Puteramu selalu ikut bersamamu dalam bepergian ?” tanya Sarah mengalihkan pembicaraan.

Mr Lébrac mengernyitkan kedua alisnya mendengar pertanyaan itu sebelum menjawab, “Istriku menghadiri Arisan para Ibu-Ibu Parlemen sesuatu yang tidak berguna…jadi lebih baik Gaston kuajak saja, lagipula dia selalu senang kuajak jalan-jalan daripada seorang diri dirumah kami tanpa kehadiran kedua orang tuanya”.

Sarah memandang wajah Gaston yang tersenyum padanya, dia kasihan pada bocah itu kalau harus merasakan kehidupan tanpa kehadiran orang tuanya yang sering bepergian. Dari ujung mata Sarah bisa melihat kalau Mother sedang menjeling pada mereka sehingga membuat Sarah cepat-cepat menyerahkan Gaston kepada Mr Lébrac.

“Apakah kamu akan ke kamarku malam ini ? atau aku yang akan kekamarmu ?” tanya Mr Lébrac blak-blakkan lagi membuat Sarah segera berjalan melewatinya ketika lengan kiri Sarah tiba-tiba dicengkeram dengan sangat kuat oleh Mr Lébrac, “Aku bertanya padamu! Dan kamu tahu apa yang akan kulakukan padamu kalau kamu tidak menjawab pertanyaanku!” ancam Mr Lébrac membuat Sarah bergidik ngeri.

“Maaf, tapi Mother sedang memanggilku sekarang…..” ujar Sarah dengan bibir gemetar lalu segera melangkah pergi meninggalkan Mr Lébrac yang menatap gadis itu dengan tatapan bengis.


Sarah menerima instruksi dari Mother untuk bermain Truth or Dare dengan Lawrence. Sarah segera menatap Lawrence dengan tatapan tidak senang, mereka sudah bertemu tadi siang dan dia tidak begitu suka dengan pria itu.

“Mr Lawrence please follow me…….” ujar Sarah dengan lembut ketika dia mengajak Lawrence keluar dari Ruang Pesta Dansa menuju taman belakang Mansion itu.
Sarah kemudian duduk diteras belakang Mansion mempersilakan Lawrence untuk mengikutinya. Duduk dengan punggung tegak dan dada dibusungkan seperti seorang Lady, Sarah pun berkata dalam kalimat berikut ini. “Kurasa Anda sudah tahu Mr Lawrence bagaimana jalan permainan Truth or Dare ini. Karena Anda mendapat giliran pertama, maka permainan ini dimulai dariku dan aku memilih TRUTH! Silakan Anda menanyakan padaku 5 PERTANYAAN yang Anda ingin ketahui mengenai PEPPY SWAN….”

Logged


Thabit Farouk Wednesday Summer
...The Love Story Begins...

My Sims Index Name
McRed
Global Moderator
Forum Contributors
*****
Offline Offline

Gender: Male
Awards:
TSI RAT PACK ARMYTSI Contest Winner
Posts: 2795


-:
-:



Mood:Content
Content

Summer ends in 7 Chapters


« Reply #233: July 23, 2010, 10:01:34 PM »


Mendengar pilihan Blake, Prudence segera menjauh menghilang dibalik keramaian tamu.

Selang beberapa saat, aroma itu menyerang hidung Blake, aroma bunga melati yang sangat pekat dari arah jendela dibelakangnya.

Blake menoleh ke belakang seketika untuk mencari tahu sumber wewangian itu ketika dia melihat gadis itu, dengan sepasang mata tajam dan tegas berdiri diantara semak-semak memandangnya dalam balutan gaun pink membuatnya terlihat sangat menawan.

“Follow me…..” ucap Maralika begitu pelan….begitu sendu.

Dan bagai tersihir oleh ajakan misterius itu, Blake tanpa membuang-buang waktu itu segera meloncat keluar dari jendela itu, mengikuti gadis tersebut yang terus berjalan sampai ke dekat labirin taman belakang.

“Tuan……aku memilih TRUTH. Silakan Anda menanyakan 5 pertanyaan mengenai Peppy Swan kepadaku…..” ujarnya hampir seperti berbisik ketika dia berbalik memandang Blake begitu mempesona dalam keremangan malam.
Logged


Thabit Farouk Wednesday Summer
...The Love Story Begins...

My Sims Index Name
xielie
Global Moderator
Forum Contributors
*****
Offline Offline

Gender: Female
Awards:
member terRAJIN 2009TSI Contest WinnerTSI RAT PACK ARMY
Posts: 2029


-:
-:



Mood:Exhausted
Exhausted

TwoSides Assistant Manager


« Reply #234: July 23, 2010, 10:53:56 PM »



Blake semakin penasaran setelah melihat Maralika. Gadis ini jelas-jelas tidak jelek atau cacat, kenapa keluarganya justru berusaha menyembunyikannya? Mrs.Swan tadi hanya memperkenalkan keempat putrinya yang lain dan Blake yakin gadis ini tidak akan keluar jika Blake tidak memilihnya tadi.

Focus, man. Sekarang waktunya menjadi seorang Bachelor, bukan seorang sheriff.

"Ehm, baiklah, Miss Swan, aku tidak akan terlalu bertele-tele. Kuharap anda menjawab dengan jujur pertanyaanku ini:
1. Kenapa Miss Peppy harus mencari seorang suami menggunakan acara seperti ini? Dengan ketenaran dan kekayaan keluarga kalian, ditambah lagi dengan sifat menariknya, kurasa pria akan mengantri untuk melamarnya.
2. Apakah menurut anda Miss Peppy bisa menjadi istri dan ibu yang baik?
3. Menurut anda mana yang akan Miss Peppy pilih? Menikah dengan seorang bangsawan tua yang kaya atau peternak muda yang miskin?
4. Bagaimanakah sikap Miss Peppy pada adik-adiknya? Termasuk kepada anda?
5. Yang terakhir... mungkin yang terpenting... apa arti KESETIAAN untuk Miss Peppy?"

Paling tidak Blake memiliki kesempatan untuk mengetahui lebih banyak mengenai Peppy Swan, karena dia tidak ingin menikahi lagi seorang gadis tanpa mengenalnya dengan baik terlebih dahulu.


Logged

opshd
TaeYeon ~
Global Moderator
Forum Contributors
*****
Offline Offline

Awards:
TSI Contest Winner
Posts: 2392


-:
-:



Mood:Okay
Okay


WWW
« Reply #235: July 23, 2010, 11:01:18 PM »



Agneli sebenarnya tidak ingin ke toilet , setelah ia meminta izin dengan Peppy , dia hanya berkeliling mansion itu , dia melihat keangkeran dan ke eksotikian mansion itu , walau dengan suasana yang gelap dan mencekam , karena semua berkumpul di ruang utama , agneli menganggap bahwa hal ini bisa menurunkan rasa gugupnya , tapi karena tidak yakin dengan rasa gugupnya itu , Agneli kembali menegak setengah obat yang dimakannya tadi untuk menghilangkan rasa cemas.

Sesampainya di ruang dansa , dia melihat sebagian orang ada yang menghilang , agneli berpikir bahwa mereka yang menghilang satu spesies dengannya(Toilet Guy) atau mungkin sejenis marlika (Kunti Girl).

Agneli bertanya pada seorang pelayan
"Pelayan , kemanakah sebagian orang orang yang berdansa tadi" Tanya Agneli
"Mereka Sedang bermain Truth or Dare Tuan " Jawab si pelayan
"Ngapain maen gituan ?" tanya agneli heran
"Ini aturan main dari nyonya swan tuan" terang si pelayan
"Hmm main apa emang?" kembali pertanyaan
"Ya main untuk menentukan siapa yang berhak menjadi pendamping nona peppy tuan" terang si pellayan
"Hmm itu cuma main main yah " simpul agneli
"@#$%#@!" dalam hati si pelayan

Agneli tanpa beban masuk ke kerumunan para pedansa itu , dia melihat peppy sedang berdansa dengan seorang lelaki bertubuh tinggi , namun ekspresi peppy nampaknya biasa biasa saja , tidak senafsu seperti saat berdansa dengan lawrance .

Tak berapa lama kemudian nampaknya dansa sudah mau selesai , Agneli menuju wanita tersebut dan berkata pada lelaki tinggi , "maaf tuan , mungkin sekarang giliran saya " sela Agnelli  , "nona mari kita 'turn on' kan kembali kejadian yang tertunda tadi " , agneli berbisik sambil memegang pinggul seperti posisi dansa pada Wanita itu , kemudian mereka berdansa dengan lembut perlahan , namun musik dansa ini membosankan bagi Agneli .
"hmmm Nona , apakah lagu ini tidak terlalu membosankan ? " tanya agneli
"eh ya ? " sahut peppy yang sedang menikmati dansa tersebut
"Tunggu Sebentar Nona , aku harap kau tidak melirik pria lain ketika aku mengganti musik"
Peppy hanya tersenyum kecil saja
Agneli kemudian , mengganti lagu tersebut menjadi sebuah lagu tanggo
"Nona Apakah kau suka dengan musik ini"
belum sempat menjawab ,  Agneli memainkan dansa tanggo dengan baik , dia seperti mengendalikan peppy untuk berdansa, dansa selesai kemudian dia menjentikan jari dan kemudian musik pun berubah kembali menjadi sebuah lagu waltz , ia kemudian mengecup punggung tangan peppy , layaknya seorang bangsawan , " Terima kasih nona , anda telah membuatku bersemangat " ucapnya lembut

Agneli kemudian kembali ke bangkunya , dengan nafas terengah-engah , seperti selesai mendaki gunung

-----------------
:zzz

 
Logged


McRed
Global Moderator
Forum Contributors
*****
Offline Offline

Gender: Male
Awards:
TSI RAT PACK ARMYTSI Contest Winner
Posts: 2795


-:
-:



Mood:Content
Content

Summer ends in 7 Chapters


« Reply #236: July 23, 2010, 11:15:25 PM »



Maralika terseyum tipis ketika dia mendengar pertanyaan pertama dari Blake, seperti gadis itu sudah bisa menebak pertanyaan pertama akan keluar cepat atau lambat dari mulut para Bachelor.

1. Kenapa Miss Peppy harus mencari seorang suami menggunakan acara seperti ini? Dengan ketenaran dan kekayaan keluarga kalian, ditambah lagi dengan sifat menariknya, kurasa pria akan mengantri untuk melamarnya.

"Justru itulah alasan utamanya Tuan......reputasi keluarga kami....atau reputasi Peppy lebih tepatnya membuat kami harus melakukan acara seperti ini untuk mencari seorang suami baginya, seseorang yang belum mengenal Peppy, seseorang yang bisa melindungi Peppy dan menjaga keluarga kami dari mereka. Karena kakak sulung kami itu sudah sangat tersohor diantara para Pria di Chicago ini Tuan…..90 % penduduk pria di Chicago sudah mengenal Peppy Swan dengan sangat baik. Dan 10% itu adalah Kaum Manula, Anak-anak dan Remaja.” ujar Maralika dengan suara yang merdu yang sangat memabukkan bila didengar.

2. Apakah menurut anda Miss Peppy bisa menjadi istri dan ibu yang baik?

"Honestly….I don’t Sir…..I don’t think she’s gonna be a great wife and mother…but people change Mr Blake right ? that’s your name…..and if you’re willing to give Peppy a chance…she might change……” ujar Maralika begitu sendu.

3. Menurut anda mana yang akan Miss Peppy pilih? Menikah dengan seorang bangsawan tua yang kaya atau peternak muda yang miskin?

“The first one….Mr Blake, aku bisa saja berbohong mengenai jawaban ini, tapi kurasa Anda ingin betul-betul mengenal kakakku dengan baik bukan ? tanpa semua kebohongan……walau kadang kejujuran itu menyakitkan…..” ujarnya berfilosofi.

4. Bagaimanakah sikap Miss Peppy pada adik-adiknya? Termasuk kepada anda?

”Kami berhutang banyak kepada Mother Mr Blake untuk memedulikan hal itu” jawab Maralika singkat, jelas sekali dia tidak ingin berbicara panjang lebar mengenai topik tersebut.

5. Yang terakhir... mungkin yang terpenting... apa arti KESETIAAN untuk Miss Peppy?"

”Kesetiaan bagi seorang Peppy Swan adalah seberapa mampu dan tanpa henti seorang Pria bisa memenuhi kebutuhan Peppy secara materi…dan biologis…..” jawab Maralika sebelum berkata, “Sekarang giliran Anda Mr Blake…will it be TRUTH ? or will it be DARE ?”
Logged


Thabit Farouk Wednesday Summer
...The Love Story Begins...

My Sims Index Name
xielie
Global Moderator
Forum Contributors
*****
Offline Offline

Gender: Female
Awards:
member terRAJIN 2009TSI Contest WinnerTSI RAT PACK ARMY
Posts: 2029


-:
-:



Mood:Exhausted
Exhausted

TwoSides Assistant Manager


« Reply #237: July 23, 2010, 11:23:51 PM »


Ternyata sebagian besar dari jawaban Maralika sesuai dengan dugaan Blake. Tetapi semakin banyak dia mengenal Peppy dan keluarga Swan, semakin dalam rasa penasaran yang timbul dalam dirinya.

"Terima kasih atas jawaban jujur anda, Miss Swan. Dan saya lebih memilih DARE saat ini. Silahkan ajukan permintaan anda."
Logged

McRed
Global Moderator
Forum Contributors
*****
Offline Offline

Gender: Male
Awards:
TSI RAT PACK ARMYTSI Contest Winner
Posts: 2795


-:
-:



Mood:Content
Content

Summer ends in 7 Chapters


« Reply #238: July 23, 2010, 11:33:00 PM »



Maralika tersenyum mendengar pilihan Blake, senyumannya begitu cantik dan begitu menawan. Mei Ling...you owe me this one!, pikir Maralika ketika dia menyodorkan sebuah kotak cincin kepada Blake.

"Apa itu ?" tanya Blake heran.

"Take it and please open it Mr Blake" senyum Maralika pelan.

Blake membuka kotak cincin itu dan melihat sebuah cincin berlian yang begitu indah. "Apa ini Miss Swan ?" tanya Blake.

“Itu tantangan Anda Mr Blake…..I DARE YOU untuk kembali ke Pesta Dansa dan MELAMAR Peppy Swan sebagai TUNANGANMU sekarang ini juga! By tomorrow….Peppy Swan resmi menjadi tunangan dari Anda……” tantang Maralika seketika!
Logged


Thabit Farouk Wednesday Summer
...The Love Story Begins...

My Sims Index Name
McRed
Global Moderator
Forum Contributors
*****
Offline Offline

Gender: Male
Awards:
TSI RAT PACK ARMYTSI Contest Winner
Posts: 2795


-:
-:



Mood:Content
Content

Summer ends in 7 Chapters


« Reply #239: July 23, 2010, 11:46:19 PM »


Seorang gadis berkulit hitam berjalan mendekati Agnelli dengan perlahan, dia merasa heran melihat napas Agnelli yang tidak beraturan. Dia memang tidak bisa berbicara, tapi kelemahannya itu membuat indera lain dari dirinya sangatlah peka....terutama mata dan telinganya. Bunyi desahan napas Agnelli yang tidak normal sangat sensitif ditelinganya.

Agnelli mendongakkan kepalanya ketika dia mencium aroma Vanilla yang keluar dari tubuh Gwendoline Swan.

Gwen menunjuk ke arah Agnelli lalu menunjuk ke arah pintu keluar.

Gwen pun segera berjalan ke arah ruang tamu tempat Peppy terjatuh beberapa jam yang lalu.

Gwen mempersilakan Agnelli duduk disebuah kursi dengan meja kotak persegi didepannya dimana diatas meja tersebut sudah tersedia beberapa helai kertas dan dua buah pen.

Tanpa menunggu lama lagi, Gwen segera menulis diatas kertas, dan menunjukkannya ke arah Agnelli, tulisan kecil mungil yang lucu :

NAMAKU GWENDOLINE SWAN. SIAPA NAMA ANDA TUAN ?
AKU TIDAK BISA BICARA JADI AKU AKAN BERKOMUNIKASI DENGAN ANDA MELALUI TULISAN.
AKU MEMILIH TRUTH. SILAKAN BERTANYA PADAKU 5 PERTANYAAN YANG ANDA INGIN TAHU MENGENAI PEPPY SWAN.

Logged


Thabit Farouk Wednesday Summer
...The Love Story Begins...

My Sims Index Name
Pages: 1 ... 11 12 13 14 15 [16] 17 18 19 20 21 ... 37   Go Up
  Add poll  |  Print  
 
Jump to:  

This site is not endorsed by or affiliated with Electronic Arts, or its licensors.
Trademarks are the property of their respective owners. Game content and materials
copyright Electronic Arts Inc. and its licensors. All Rights Reserved.

TinyPortal v1.0.5 beta 1© Bloc

Powered by MySQL Powered by PHP Powered by SMF 1.1.11 | SMF © 2006-2009, Simple Machines LLC Valid XHTML 1.0! Valid CSS!
Page created in 0.262 seconds with 34 queries.